Saturday 21st September 2019

Kampanye Negatif Tak Dilarang dan Tak Bisa Dipidana

Kampanye Negatif Tak Dilarang dan Tak Bisa Dipidana

Dalam acara internal internal PKS, Presiden PKS Sohibul Iman menyerukan kepada seluruh kadernya untuk memperbanyak kampanye positif yang mereka usung. Namun, Sohibul Iman juga mengatakan bahwa tidak ada masalah jika ada sisi negatif yang terjadi di masa lalu kampanye.

“Silakan antum melakukan kampanye positif-nya 80 persen, masuk ke kampanye negatif 20 persen. Itu boleh. Sebab masyarakat harus tahu apa ini kelemahannya, ”kata Sohibul di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10).

Sohibul juga menegaskan bahwa PKS tak akan mentolelir kampanye hitam (kampanye hitam) dari para kadernya. Sohibul menyatakan bahwa PKS tidak memperbolehkan para kadernya untuk melakukan kampanye hitam yang merupakan hoax atau kebohongan.

Pernyataan Sohibul ini dikomentari oleh beberapa pihak, jadi pihak koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketua DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily mengomentari bahwa sebagai partai dakwah, PKS Dewan mengedepankan hal-hal yang positif.

“Seharusnya partai yang berfungsi sebagai partai dakwah mengedepankan partai positif bukan negatif. Apa sudah kehilangan hubungan positifnya sebagai partai yang mengedapankan dakwah yang membawa kepada kebaikan? ”Kata Ace, Minggu (14/10), dikutip dari Kumparan .

Partai pengusung Jokowi-Ma’ruf lainnya, NasDem, mempertanyakan sikap Presiden PKS Sohibul Iman yang mengizinkan kadernya untuk menggunakan kampanye negatif dalam porsi yang sedikit. Ketua DPP NasDem Irma Chaniago mengatakan bahwa kampanye pilpres harus diisi oleh adu ide dan gagasan yang berdasarkan data. Irma menegaskan bahwa jika kampanye negatif dibebaskan, ada kecenderungan, adu gagasan diisi oleh berbagai fitnah.

“Kampanye harus ada konstruktif atau positif. Mengkritik itu berdasarkan data , bukan kampanye negatif. Tapi kalau kritik hanya dilakukan sebagai lawan politik dan ketidaksukaan tanpa data, itu dilarang agama, ”kata Irma, Minggu (14/10).

Dikutip dari Kumparan , Wakil Sekretaris TKN yang juga politisi dari PSI Raja Juli Antoni menilai bahwa kampanye negatif tidak tepat dilakukan karena kampanye menjadi kampanye hitam. Raja Juli menjelaskan bahwa melakukan kampanye negatif yang dilakukan oleh politikus yang tidak rasional dan bersifat emosional.

“Memang kampanye negatif itu bisa jadi kampanye hitam karena kebohongan juga. Nah mungkin PKS memungkinkan agar bisa lebih cerdas saja, lebih cerdas negatif kampanye sama kampanye hitam , ”kata Raja Juli , Minggu (14/10).

Lalu, apa yang sebenarnya tingkat antara kampanye negatif dengan kampanye hitam?

Jika ditelusuri, kampanye negatif dan kampanye hitam memiliki perbedaan yang mendasar. Kampanye negatif adalah kampanye yang mengungkap sisi negatif atau kelemahan faktual tentang lawan politik. Sedangkan kampanye Hitam adalah kampanye yang penuh fitnah dan kebohongan tentang lawan politik.

Jika memang sebaliknya melakukan kampanye negatif maka tidak ada sanksinya dan tak dapat dipidanakan. Sebab, kampanye negatif merupakan pengungkapan fakta dari politik, politik, dan data untuk mengungkapkannya.

Barulah seseorang bisa dikeluarkan atau dipidanakan jika melakukan kampanye hitam. Sebab, kampanye hitam tidak berdasarkan data dan merupakan kebohongan atau tipuan untuk menjatuhkan lawan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan